N E C R O L O G I E S
Saat Ajal Menjelang
Kurang lebih satu minggu yang lalu mbah buyutku /+ 90 tahun/ meninggalkan alam fana ini, padahal belum genap satu bulan sebelumnya mbah putri /75 tahun/ juga meninggal dunia. ![]()
Masih teringat di memoriku, petuah mbah buyut “sing ati-ati yo le urip ning alam dunyo kiyi! akeh godane“. kata-kata dari bibir yang semakin renta itu menjadi sangat berbeda. Aneh. Aku merasakan ada ruh yang sangat kuat.
Kejadian inipun kualami lagi kemarin siang. Ketika seperti biasa setelah mencium tangan mbah kakung, beliau akan mempersilahkanku duduk disampingnya. Seperti biasanya pula cerita-cerita penuh pengalaman itu mengalir dengan sendirinya. Hingga ketika beliau bercerita tantang meninggalnya mbahputri, kulihat ada butiran kristal jatuh membasahi pipinya yang semakin keriput. Satu petuah lagi yang kudapat. Mungkin kalau dalam bahasa indonesia artinya “Semua manusia pasti akan kembali menemui pemiliknya“. Sekali lagi kutemukan ruh yang mengalir bersama ucapannya, walaupun sering kudengar dari beberapa orang sebelum beliau.
Ah… apakah aku harus menunggu mengalami musibah atau menjadi tua agar kata-kata ini memiliki ruh?
kuyakin tidak .
Ya Alloh berikan aku kekuatan untuk mengambil kebaikan dari setiap kejadian yang menimpa diri ini.
O ya…, satu lagi berita duka datang dari seorang sahabat, ustadz, saudaraku di jalan Alloh Al Akh Feri DS. Putri beliau yang bernama ZULFA SYAHIDA ROBBANI meninggal dunia, padahal usianya baru 3 hari. yach 3 hari. ![]()
Ya Alloh semoga ia menjadi saksi untuk kedua orangtuanya, kelak di Surga. Amin
Ah… maut
Ternyata engkau sangat dekat
tapi kenapa kesadaran ini tidak semakin menguatYa Alloh…..
bukankah maut tidak hanya menghampiri mereka?
bukankah suatu saat pasti akan datang menyapaku?
sadarkanlah diri ini.Ya Alloh…..
bantulah aku menjawab semua pertanyaan malaikat-Mu
________________________________________
jadi teringat perkataan seorang ulama: “Wahai anak cucu Adam, engkau hanyalah kumpulan dari hari yang terhitung. Apabila berlalu satu hari, berarti hilanglah sebagian daripadamu. Jika hilang sebagian daripadamu, maka bertambah dekatlah saat kematianmu. Jika engkau sudah mengetahui hal itu, maka segeralah berbuat!“
Kok sehati ya ??? eh, akhi. ane mo ajak temen2 kota stuba ke C Dia. gmn ? Berani terima tantangan ?
kenapa yach ? ? ?
Stuba? kenapa tidak. Kapan tuh? trus berapa orang yang mo studi banding? klo ini emang jadi, ada tips yg kudu di siapkan: siap menerima kenyataan sepahit dan semanis mungkin. he… he….
Comment by loek — 6:32 am @ 6:32 am